Pendidikan Islam Berbasis Budaya Lokal: Pasar Terapung dalam Kehidupan Masyarakat Banjar

Authors

  • Nehna Puteri Firdaus UIN Antasari Banjarmasin Author
  • Zulfa Jamalie UIN Antasari Banjarmasin Author

Keywords:

Budaya Banjar, Pasar Terapung, Pendidikan Islam, Nilai-nilai Islam

Abstract

Abstract: This article examines the Floating Market in South Kalimantan as a social space that reflects concepts, philosophy, identity, and Islamic educational values within the life of the Banjar community. The study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach, with data collected through literature review and documentation drawn from books, journal articles, and previous studies relevant to the Floating Market, Banjar culture, and Islamic education. The collected data were analyzed using content analysis and thematic analysis to explore the relationship between Floating Market practices and Islamic educational values. The findings indicate that the Floating Market does not merely function as a traditional economic activity, but also serves as a medium for the internalization of values related to faith (akidah), morality (akhlak), Islamic transactions (muamalah), and environmental awareness embedded in social interactions. Furthermore, the Floating Market represents the river-based cultural identity of the Banjar community, which is rich in religious, social, and cultural dimensions. The study concludes that the Floating Market has significant potential as a medium for Islamic education grounded in local culture, and therefore requires further scholarly exploration as well as integration into efforts to strengthen character education within society.

Abstrak: Artikel ini mengkaji Pasar Terapung di Kalimantan Selatan sebagai ruang sosial yang merefleksikan konsep, filosofi, identitas, dan nilai-nilai pendidikan Islam dalam kehidupan masyarakat Banjar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi yang bersumber dari buku, artikel jurnal, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan Pasar Terapung, budaya Banjar, dan pendidikan Islam. Data yang terkumpul dianalisis melalui teknik analisis isi serta analisis tematik untuk menelusuri hubungan antara praktik Pasar Terapung dan nilai-nilai pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pasar Terapung tidak semata berperan sebagai aktivitas ekonomi tradisional, tetapi juga berfungsi sebagai media internalisasi nilai akidah, akhlak, muamalah, dan kepedulian terhadap lingkungan yang hidup dalam interaksi sosial masyarakat. Pasar Terapung sekaligus merepresentasikan identitas budaya sungai masyarakat Banjar yang sarat dengan dimensi religius, sosial, dan kultural. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Pasar Terapung memiliki potensi signifikan sebagai media pendidikan Islam berbasis budaya lokal, sehingga pengembangannya perlu didukung melalui kajian lanjutan serta integrasi dalam penguatan pendidikan karakter masyarakat.

References

Aisyah, Risma, & Muchlis, S. (2025). Pilar Ekonomi Islami: Rekonstruksi Aktivitas Ekonomi Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Qur’an, 6(2), 35–44. https://doi.org/10.37985/hq.v6i2.590

Ariyadi. (2019). Budaya Kosmopolitanisme dalam Praktik Jual Beli di Pasar Terapung Pada Kalimantan Selatan. At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi, 9(2), 90. https://doi.org/10.18592/at-taradhi.v9i2.2510

Arsyadi, M. (2018). Praktik Ijab-Qabul dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Terapung Banjarmasin Tinjauan Normatif-Antropologis [Skripsi, UIN Sunan Kalijaga]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32298/

Budhi, S. (2023). Pariwisata dan Identitas Perempuan Banjar: Suatu Analisis Sosiologi dalam Cerpen Gadis Pasar Terapung. Jurnal Sosiologi Andalas, 9(1), 96–98. https://doi.org/10.25077/jsa.9.1.79-89.2023

Hasan. (2016). Islam dan Budaya Banjar di Kalimantan Selatan. Ittihad: Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan, 14(25), 78. https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i25.865

Huwaida R, N., Apriani, L., & Adelya B, M. (2025). Nilai-nilai Sosial dalam Tradisi Pasar Terapung Masyarakat Banjar Sebagai Media Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS. Journal Education Innovation, 3(3), 658. https://doi.org/10.65474/56pd3z79

Ideham, M. S., Sjarifuddin, & Usman, G. (2003). Sejarah Banjar. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Ikhsan, Johansen, P., & Natsir, M. (2006). Pasar Terapung: Perekonomian Tradisional Masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kajian Sosial Ekonomi dan Budaya). Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Ismaliyanto, J., Fahriani, F. Z., & Astuti, H. H. (2025). Pengantar Ekonomi Syariah: Konsep, Prinsip, dan Praktik. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Johansen, P., & Natsir, M. (2020). Bapanduk (Sistem Barter) di Pasar Terapung Lok Baintan, Kabupaten Banjar. Media Jaya Abadi.

Kholil, M. (2024). Khalifah dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Kajian Ayat Ekologis Perspektif Mufasir Indonesia). GRADUASI: Jurnal Mahasiswa, 1(1), 71–79. https://doi.org/10.33650/graduasi.v1i1.8238

Sakdiyah, H. (2016). Peran Pedagang Perempuan Pasar Terapung dalam Melestarikan Tradisi dan Kearifan Lokal di Kalimantan Selatan. International Conference On Social and Intellectual Transformation of the Contemporary Banjarese, 4. https://idr.uin-antasari.ac.id/6260/

Satria, A., Shifa, M., & Ariani, D. (2024). Prinsip Ekonomi Islam Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah, 3(1), 53–59. https://doi.org/10.59342/jer.v3i1.525

Sugianti, D. (2016). Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Pasar Terapung Berbasis Kearifan Lokal di Kota Banjarmasin. Jurnal Tata Kelola Seni, 2(2), 20–34. https://doi.org/10.24821/jtks.v2i2.1820

Wahyu, A. R. M., & Aisiyah Anwar, W. (2024). Pantun di Pasar Terapung Lok Baintan: Melestarikan Tradisi Lisan Acil-acil Banjarmasin Penggerak Ekonomi Desa. Pangadereng: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 214–227. https://doi.org/10.36869/pjhpish.v9i2.402

Downloads

Published

12-01-2026

How to Cite

Pendidikan Islam Berbasis Budaya Lokal: Pasar Terapung dalam Kehidupan Masyarakat Banjar. (2026). Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi Dan Humaniora, 2(2), 227-234. https://jurnal.qolamuna.id/index.php/JQ/article/view/307

Similar Articles

31-40 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.