PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN ETIKA PRIVASI DIGITAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Keywords:
Data Pribadi, . Etika Digital, Hukum Islam Maqāṣid al-sharī‘ah , PrivasiAbstract
This study aims to analyze personal data protection and digital privacy ethics from an Islamic perspective in the contemporary digital era. The research employs a qualitative library research method by examining primary Islamic sources (Qur’an and Hadith), classical and contemporary fiqh literature, and relevant Indonesian data protection regulations. The data were analyzed using a descriptive-analytical approach within the framework of maqāṣid al-sharī‘ah. The findings indicate that Islamic teachings strongly emphasize the protection of privacy through the prohibition of tajassus (spying), the obligation to safeguard trust (amānah), and the preservation of human dignity (ḥifẓ al-‘ird). These principles are substantively aligned with modern data protection norms, including consent, transparency, accountability, and security safeguards. The study concludes that personal data protection is not only a legal responsibility but also a moral and religious obligation in Islam. This research implies the necessity of integrating Islamic ethical values into digital literacy programs and policy development to strengthen responsible data governance within Muslim societies
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perlindungan informasi pribadi serta etika privasi digital dari sudut pandang Islam di zaman digital saat ini. Kemajuan teknologi informasi yang pesat menghadirkan tantangan baru terkait keamanan data pribadi, praktik pengawasan, dan pemahaman informasi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan cara studi pustaka, melalui analisis terhadap sumber-sumber hukum Islam, pandangan ulama dari masa lalu dan masa kini, serta peraturan mengenai perlindungan data pribadi di Indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ajaran Islam sangat menjunjung tinggi prinsip perlindungan kehormatan (ḥifẓ al-'ird), larangan untuk memata-matai (tajassus), dan kewajiban untuk menjaga amanah. Prinsip-prinsip ini sejalan dengan konsep perlindungan data modern seperti persetujuan (consent), transparansi, akuntabilitas, dan keamanan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan data pribadi bukan hanya aspek hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral dan keagamaan dalam konteks Islam. Implikasinya menunjukkan pentingnya peningkatan literasi digital serta kesadaran etis di kalangan umat Islam dalam mengelola informasi digital dengan cara yang bertanggung jawab.
References
Fitria, W., & Subakti, G. E. (2022). Era Digital dalam Perspektif Islam. JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN, 18(2), 143–157. https://doi.org/10.20414/jpk.v18i2.5196
Going Digital to Advance Data Governance for Growth and Well-being. (2022). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e3d783b0-en
Ismed Batubara, Rini Novita, Dhani DS Hasibuan, Hengky Syahyunan, & Indra Fajar. (2026). Local Wisdom of Relativity as Living Law in Personal Data Protection: Reconstruction of Islamic Law Ethics against Intimate Digital Crimes in Indonesia. International Journal of Law, Crime and Justice, 3(1), 49–58. https://doi.org/10.62951/ijlcj.v3i1.924
Mökander, J., Morley, J., Taddeo, M., & Floridi, L. (2021). Ethics-Based Auditing of Automated Decision-Making Systems: Nature, Scope, and Limitations. Science and Engineering Ethics, 27(4). https://doi.org/10.1007/s11948-021-00319-4
Rahman, F. (n.d.). KERANGKA HUKUM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM PENERAPAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI INDONESIA. Retrieved https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180305204703-213-280691/
Suwondo, D. (2023). The Legal Protection of Personal Data in Islamic Perspective. International Journal of Law Reconstruction, 7(2), 221. https://doi.org/10.26532/ijlr.v7i2.33648
Unctad. (2023). Growth, Debt, and Climate: Realigning the Global Financial Architecture 2023 AND DEVELOPMENT REPORT TRADE OVERVIEW.
(Al-Saggaf, 2022)
(Greenleaf, Global data privacy laws 2021: Despite COVID delays, 145 laws show GDPR dominance., 2021)
Kamali, 2022)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








